Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Rabu, 22 Juli 2015

Para Nabi-nabi Allah Tidak Mengajarjakan Trinitas



MENGAPA, selama ribuan tahun, tidak seorang pun dari nabi-nabi Allah mengajarkan umat-Nya mengenai Tritunggal?
Pada kesempatan terakhir, tidakkah Yesus akan menggunakan kecakapannya sebagai Guru Agung untuk menjelaskan Tritunggal kepada para pengikutnya? Apakah Allah akan mengilhami ratusan halaman dari Alkitab namun tidak menggunakan pengajaran ini untuk mengajarkan Tritunggal jika hal itu memang “doktrin utama” dari iman?
Apakah orang-orang Kristen harus percaya bahwa berabad-abad setelah Kristus dan setelah mengilhami penulisan Alkitab, Allah akan mendukung perumusan suatu doktrin yang tidak dikenal oleh hamba-hamba-Nya selama ribuan tahun, doktrin yang merupakan “misteri yang tidak dapat dimengerti” “di luar jangkauan akal manusia,” doktrin yang diakui mempunyai latar belakang kafir dan “sebagian besar adalah masalah politik gereja?”
Bukti dari sejarah sudah jelas: Ajaran Tritunggal adalah penyimpangan dari kebenaran, kemurtadan darinya.


SEDANGKAN
Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
  • Nabi Musa menolak Trinitas (Ulangan 4: 35, Ulangan 6: 4, Ulangan 32: 39).
  • Nabi Daud menolak Trinitas  (II Samuel 7: 22, Mazmur 86: 8).
  • Nabi Sulaiman menolak Trinitas (I Raja-raja 8: 23).
  • Nabi Yesaya menolak Trinitas (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44: 6,Yesaya 45: 5-6, Yesaya 46: 9).
  • Yesus menolak Trinitas 
doktrin yang dibuat hanya untuk menyesatkan manusia kejalan yang lurus.
Bertobatlah hai Kristen jangan kau samakan Allah dengan manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Open Cbox