Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sabtu, 13 Oktober 2012

Siapakah Miryam Dalam Bible Dan Maryam Dalam Alqur'an






Hai saudara perempuan Harun! Bukanlah ayahmu seorang yang jahat dan bukan pula ibumu seorang perempuan yang nakal. (Qs. Maryam 28)


Maryam dipanggil "saudara perempuan Harun", karena ia seorang wanita yang shaleh seperti keshalehan Nabi Harun a.s.

"Hai Saudara Perempuan Harun"
Di pangkal ayat ini Maryam dipanggilkan dengan sebutan "Hai saudara perempuan dari Harun!" Sudah terang bahwa Harun yang dimaksudkan di sini bukanlah Nabi dan Rasul Harun, saudara daripada Nabi Musa. Sebab jarak di antara Musa dengan Isa itu terlalu jauh sekali. Menurut setengah riwayat, jarak itu tidak kurang dari 600 tahun.

Di dalam Hadits Shahih Muslim ada diriwayatkan. bahwa seketika sahabat Rasulullah s.a.w. yang bernama Mughirah bin Syu'bah pergi ke negeri Najrari, yang menjadi pusat kegiatan kaum Kristen di sebelah Selatan Tanah Arab di waktu itu,. adalah orang-orang Kristen itu menanyakan kepadanya: "Bagaimana kalian orang Islam! Kalian membaca dalam al-Quran kalian "Ya ukhta Harun!" (Hai saudara perempuan Harun), padahal jarak Maryam dengan Harun itu sudah terlalu jauh." Kata Mughirah selanjutnya: "Setelah kembali ke Madinah aku tanyakan soal itu kepada Rasulullah. Lalu beliau jawab: "Mereka suka mengambil nama mereka dari nama Nabi-nabi mereka dan orang-orang yang shalih sebelum mereka."

Tafsiran yang diberikan Nabi s.a.w. kepada Mughirah bin Syu'bah ini sudah cukup, melebihi daripada berbagai tafsiran yang lain. Turun-temurun pemeluk-pemeluk agama yang shalih, baik dalam Yahudi atau dalam Nasrani atau dalam Islam, suka mengambil nama Nabi-nabi atau nama orang-orang shalih untuk nama anaknya. Ingat saja nama ayah daripada Maryam ibu Isa ini. Nama ayahnya pun Imran, senama dengan ayah Nabi Musa dan Nabi Harun. Saudaranya pun bernama Harun! Dan Nabi Harun memang Nabi yang terkenal lemah-lembut. Bahkan sampai kepada zaman kemudian, beratus-ratus dan beribu-ribu tahun di belakang orang suka memakai nama Nabi-nabi untuk nama anaknya.

Menurut penafsiran daripada Qatadah di zaman itu ada seorang Abid dan Shalih, yang telah mengurbankan segenap hidupnya untuk beribadat kepada Allah dan berkhidmat di dalam mesjid tempat sembahyang; namanya Harun. Maka oleh karena Maryam pun dari kecilnya telah diberikan ibunya kepada mesjid untuk berkhidmat, sehingga samalah keadaannya dengan Abid yang bernama Harun itu, maka orang pun terbiasalah menyebut Manyam dengan "Saudara dari Harun". Maka dengan menyebut panggilan itu terlebih dahulu terkandunglah maksud memperingatkan kepada Manyam, bahwa orang yang semacam dia ini. yang selama ini dikenal shalih dan abid sebagai Harun itu, tidaklah layak akan terjadi seperti ini.
 


"Bukanlah ayahmu seorang yang jahat. "
Semua orang pun kenal akan ayahnya. seorang baik-baik. tidaklah ayahnya itu terkenal jahat. suka berlaku jahat kepada perempuan mana saja pun, atau berhubungan di luar nikah.

"Dan bukan pula ibumu seorang perempuan yang nakal."
Baghiyya kita terjemahkan dengan "perempuan nakal" yaitu perempuan lacur, yang disebut orang di zaman tafsir ini disusun "perempuan tunasusila", yang berarti kekosongan budi, yang telah memperdagangkan kehormatannya. Maka ibumu hai Manyam tidaklah dikenal termasuk golongan perempuan demikian. Sebab itu hal seperti ini beranak padahal tidak ada suami. tidaklah pantas terjadi pada dirimu.

Di dalam Surat ali Imran kita pun telah tahu siapa "Imra atau Imrana", isteri Imran. ibu Manyam. Dialah yang telah bernazar kalau dia beroleh putera akan diserahkannya menjadi penjaga Baitul Maqdis. Kebetulan yang lahir bukan anak laki-laki, melainkan anak perempuan, namun nazarnya itu dipenuhi juga, sehingga Manyam diasuh sejak kecilnya oleh Zakariya dalam rumah suci itu. Nama ibu Manyam itu ialah Hannah atau Anna.

Itulah yang mereka desakkan kepada Manyam, apa sebab sampai terjadi hal semacam ini. Padahal Maryam dari keluarga baik-baik. Nabi Zakariya adalah suami dari kakak ibunya, dan ibunya pun seorang yang shalih, dan dia sendiri, Maryam dididik oleh seorang yang shalih pula!

Dia tidak bisa menjawab dan tidaklah ada faedahnya jika dia sendiri yang menjawab. Lebih baik dia berdiam diri disertai puasa.

Keluaran 15:20 Maka oleh Miryam, nabiah, saudara perempuan Harun itu, diambil akan sebuah rebana pada tangannya, maka segala orang perempuan pun keluar mengiringkan dia sambil menabuh rebana serta menari. Perikopnya Nyanyian Musa dan Israel.

Miryam disebut "nabiah" karena ia digerakkan oleh Roh nubuat dan mengucapkan amanat dari Allah kepada umat itu.

Miryam adalah Perempuan yang menyampaikan pesan dari ALLAH. Hanya sedikit saja kaum wanita yang terdapat dalam Kitab Suci bani Israel dan dalam Alkitab yang disebut sebagai Nabi wanita. Miryam saudara perempuan Musa adalah salah satu dari mereka itu. Sedangkan Maryam adalah Ibu Nabi Isa  

Kedududkan Miryam pada Waktu itu setara dengan Nabi-nabi pada waktu itu, Miryam adalah salah satu Nabi Yang menyampaikan Amanat untuk kalangan wanita.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Open Cbox